Seratus Tiada Serupa

Sesungguhnya karangan ini merupakan jawaban dari tantangan Bang Arman tempo hari. Rangkaian kalimat di sini terdiri atas seratus kata tanpa kesamaan. Adapun apabila terdapat hal serupa, mohon dimaklumi saja.

Hatta, Senin siang begini aku tidak merasakan tubuhku mengandung semangat barang sejengkal. Barangkali karena sampai sekarang belum kusesap kopi setetes pun. Bisa jadi oleh sebab kekosongan dalam perutku akibat tiada sarapan pagi tadi. Atau ketika berangkat ke kantor, saking terburu-burunya hingga kakiku sakit tersandung batu.

Semoga saat sore nanti gairahku sudah kembali, sehingga dapat pulang dengan hati nyaman dan senang, serta berjalan menyusuri trotoar sambil menyenandungkan lagu-lagu riang. Selamat makan.

Sekian.

2 pemikiran pada “Seratus Tiada Serupa

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s