Hujan Gelombang

Hujan.
Genting kaubuat berteriak. Dedaunan kaubuat menangis. Tanah kaubuat mengompol. Sedang jantungku kaubuat semakin kencang berdebar.

Jantung.
Dadaku kaubuat was-was. Ketekku kaubuat keringatan. Anuku kaubuat hampir mengompol. Sedang mulutku kaubuat tersimpul senyum.

Mulutku tak sempat berucap. Tetapi jantung ini, hati ini memancarkan gelombang unik. Berharap bisa terbaca oleh hati lain yang setingkat.

2 pemikiran pada “Hujan Gelombang

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s