Side Effects

Belakangan ini banyak berjumpa dengan sakit. Dengan demikian terpaksalah banyak berjumpa pula dengan obat. Dan kalian tahu bersama apa biasanya obat datang? Bersama sebuah cerita!

Seperti apa yang dikatakan oleh Phoebe: “Oh, look, it comes with a story.”

Jadi suatu hari Phoebe mengeluhkan kepalanya sakit. Lalu Monica memberinya sebutir obat. Lalu redalah sakit kepalanya si Phoebe. Hingga kemudian Phoebe mengetahui bahwa dalam bungkus obat tadi menyertakan brosur yang salah satunya berisi efek-efek samping dari si obat. Takutlah si Phoebe bahwa ia akan terkena efek-efek samping tersebut. Dan selanjutnya, dan selanjutnya.

Intinya adalah, bersama obat, selalu ada kemungkinan efek samping.

Sedikit cerita sampingan. Jadi aku meminum obat pereda batuk. Efek sampingnya katanya adalah diare. Maka aku pun terkena diare. Aku pun meminum obat pereda diare. Efek samping yang tertera adalah konstipasi. Maka aku pun konstipasi. Demi berhajat, aku pun berusaha lebih keras sampai terbatuk-batuk. Maka haruskah aku mengulang meminum obat pereda batuk?

Obat-obat dan lain-lain
Obat-obat dan lain-lain

Ada pula cerita sampingan mengenai efek samping yang lain. Kan kalian tahu kalau sudah tiga bulan lebih aku tidak potong rambut? Segala kegondrongan ini adalah keinginanku sendiri. Akan tetapi suatu hari aku ditegur oleh pak bos atas ketidakrapian rambutku. Disuruhnya pun aku memangkas rambut.

Demi mempertahankan kegondrongan, aku pun berpikir keras memecahkan perkara ini hingga keluarlah solusi. Atas dasar solusi tersebut, belilah aku sebotol gel rambut super keras. Aku pakaikan pada rambutku hingga ketidakrapian dan kegondrongannya berhasil aku sembunyikan.

Selang beberapa hari kupakai gel tersebut, muncullah masalah baru. Rambutku yang sejak dahulu halus dan lembut berubah menjadi kasar dan kusut. Bahkan bilamana ada yang iseng mendekatkan kunci motor atau pulpen kepada rambutku, aku yakin barang-barang itu akan tersangkut.

Aku pun kembali berpikir keras memecahkan perkara baru ini. Dari seorang mbak kasir kudapatkanlah sebuah inspirasi. Atas dasar inspirasi tersebut, belilah aku sebotol conditioner. Dalam “cerita” yang disertakan pada botolnya, conditioner ini dapat mengakibatkan rambut menjadi lebih halus dan lembut. Setelah aku pakai, memanglah terbukti kebenaran cerita tersebut. Rambutku menjadi bahkan lebih halus dan lembut dari semula. Hati pun menjadi riang gembira.

Akan tetapi hal itu tidaklah berlangsung lama. Karena lambat laun kusadari bahwa rambutku menjadi semakin mengembang tak terkira. Kegondrongan yang tadinya berhasil kusembunyikan menjadi bahkan jauh lebih nyata kentara.

Aku tidak ingin memikirkan bahwa segala “pengobatan” yang kujalani di atas adalah kesia-siaan belaka. Karena sudah pasti segala kejadian pasti ada hikmah di sebaliknya. Yah, setidaknya yang ini bisa membuatku tertawa setelah menceritakannya kepada kalian semua. Haha.

Jadi, benarkah hanya Pegadaian yang mengatasi masalah tanpa masalah?

Satu pemikiran pada “Side Effects

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s