Perihal Menakik

Hal yang paling membuatku frustasi saat ini adalah kehabisan tinta di saat kepala dipenuhi dengan banyak aksara. Artinya aku tidak bisa lagi menyalin aksara-aksara itu ke atas lembar-lembar nyawa pohon berwujud buku tulis. Dengan demikian sepertinya aku harus pula belajar menakik leherku sehingga getah aksara itu bisa keluar dengan sendirinya. Bagaimana?

8 pemikiran pada “Perihal Menakik

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s