Too Good To Be True

Tadinya hari ini aku ingin membahas mengenai anomali. Aku sudah melakukan riset tentang itu sejak dua hari lalu. Tetapi karena aku pikir hal ini mendesak, atau lebih tepatnya aku tidak akan bisa tidur (semalaman tidak bisa tidur sampai seluruh badan lemas) sebelum menuangkan pemikiran ini, maka inilah….

Desember selalu menjadi salah satu bulan favoritku sejak dulu. Banyak kawan baik berulang tahun di bulan ini, meninggal di bulan ini, hari perkawinannya di bulan ini, dan sebagainya. Akan tetapi segalanya berubah setelah 2013 datang. Desember tak lagi semanis dulu. Desember sekarang adalah bulan kelam dan kejam.

Boleh kusebutkan bahwa akhir Desember tahun ini adalah masanya penyakit-penyakit berkumpul dan bersemayam di hati, jiwa, dan pikiranku. Barangkali setelah terbit Januari segala penyakit itu akan musnah dengan sendirinya, tetapi aku sendiri tidak yakin. Yang bisa aku yakinkan adalah aku mengatakan bahwa menurutku tidak ada yang disebut "too good to be true" di dunia ini.

Aku mutlak tidak iri, terutama kepada kalian yang memprotes. Bagiku, hukum di dunia ini sudahlah jelas bahwa apa yang kita peroleh adalah apa yang kita tanam dan apa yang sanggup kita bayar. Apabila beruntung, hasil maksimal yang akan kita peroleh adalah sekadar good to be true. Kalau sialnya, anggap saja ujian hidup.

Tanda-tanda itu sudah kelihatan sejak semula, kok. Kita bisa menilai benih kita sendiri. Kita bisa menilai pula kemampuan kita membayar. Kalau benih kita jelek, sudah pasti kita harus sanggup membayar banyak untuk mendapatkan hasil maksimal. Barangkali praktiknya tidak sesimpel ini, tetapi hitungan seperti inilah yang menjadi pandanganku.

Karena perkara membayar lebih inilah maka aku tak bisa tenang bulan ini, Saudara. Aku selalu mencemaskan seseorang ini. Tentu aku tidak mau dia membayar banyak sekali melebihi kemampuan. Hal itu pasti akan sangat membuatnya menderita. Tetapi aku tidak sanggup berbuat apa-apa selain mengalihkan pandangan. Aku harap aku tidak melihatnya sehingga aku tidak perlu berpura-pura tidak melihatnya.

7 pemikiran pada “Too Good To Be True

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s