Malam Purnama, Mari Berdendang

Terima kasih kepada siapa saja yang telah mengingatkanku untuk menyanyikan lagunya Evie Tamala yang berjudul Rembulan Malam. Beberapa waktu lalu aku memang sengaja memosting sebuah tulisan agar siapa saja mengingatkanku untuk demikian.

Tak disangka ternyata malam ini purnama sudah nyaris bundar sempurna. Perhitunganku salah, Saudara. Aku pikir Sabtu malam besok barulah purnama sempurna akan terjadi. Sekarang aku belum bersiap apa-apa dalam menanti datangnya bidadari-bidadari khayangan yang turun ke bumi hendak mandi.

Dan tidaklah disengaja bahwa malam ini ada serombongan pengamen perempuan yang berkeliling kompleks mendendangkan lagu sendu tersebut. Turutlah aku terhanyut dalam musik yang mereka mainkan dan bersama-sama menyanyikan lagu ini:

Dirimu bagaikan rembulan
Di malam yang sepi
Purnama bersinar menerangi hati

Aku damba engkau bersemayam di hati
Walau dalam mimpi
Tetapi mungkinkah rembulan malam
Berpijak di bumi berdebu

Sungguh diriku tak kuasa
Menahan gejolak di hatiku
Yang semakin lama
Semakin menjadi

Begitu ingin kusampaikan
Rasa cinta ini yang mendalam
Tetapi tak mampu bibirku berkata
Mengharap kasih yang tak sampai

Dirimu bagaikan rembulan
Di malam yang sepi
Purnama bersinar menerangi hati

Bagaimana? Kalian bisa turut menyanyikannya?

2 pemikiran pada “Malam Purnama, Mari Berdendang

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s