Bermain dengan Sugesti #2

< Bermain dengan Sugesti #1

Permainan sugesti itu ada bermacam rupa, Saudara. Salah satunya adalah mengenai rindu.

Pada tulisan “Merindu Pulang” aku mengeluarkan sebuah pernyataan begini:

“… barangkali karena aku tak punya sesuatu atau sesiapa yang kurindukan di sini, atau barangkali sesuatu atau sesiapa itu tidak pagi atau tidak bisa segera aku jumpai, maka wajarlah jikalau ternyata sesampainya aku di Jakarta sini hatiku hampa.”

Kemudian aku pun bermain dengan sugesti. Aku pengaruhi hatiku sendiri untuk rindu bukan kepada sesuatu atau sesiapa yang senyatanya kurindukan, melainkan kepada sesuatu atau sesiapa yang ada dalam jangkauanku. Aku pikir pengalihan kerinduan semacam ini terbukti efektif.

Hari ini aku berencana akan berkumpul kembali dengan kawan-kawan setelah sekian lama tidak berjumpa. Kerinduanku akan mereka dan suasana kebersamaan bersama mereka tentulah sudah lama kupendam. Barangkali satu atau beberapa orang dari mereka membatalkan kepergiannya ke tempat berkumpul secara mendadak. Tentu hal ini akan sangat disesalkan. Daripada menyesal tak berguna, aku pun sudah bersiasat. Akan kulakukan permainan sugesti: rinduku akan kualihkan kepada makanan. Beres sudah!😀

< Bermain dengan Sugesti #1

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s