Ketinggalan Kereta

Aku jadi teringat akan sesuatu.

Barangkali aku datang terlambat. Masinis sudah meniupkan peluit tanda kereta api segera melaju, pintu-pintu kereta pun ditutup. Tut tut tut, kereta api berjalan perlahan untuk kemudian melaju semakin cepat. Sementara itu aku baru tiba di pintu stasiun.

Mulutku menganga lebar sekali melihat kereta apiku melesat meninggalkanku seorang. Secara refleks aku pun berlari mengejarnya. Bagai anak kecil mengejar layang-layang putus aku pun membabi buta berlari. Barang bawaanku terjatuh dan tertinggal, aku tak peduli. Kusenggol orang demi orang, arahku terus kudepan.

Aku tahu kereta api melaju dengan amat cepat. Tetapi aku pun terlampau percaya diri bahwa aku bisa berlari mengunggulinya. Sedikit banyak aku berharap bahwa kereta api itu tercegat oleh lampu merah. Pun berharap aku tersambar petir sehingga tiba-tiba memiliki kekuatan super macam Gundala punya.

Dalam keletihan aku pun tersandung kaki sendiri. Aku tak sanggup berlari lagi dan kereta api sudah menghilang dari pandangan: pergi. Andai aku punya baling-baling bambu, pikirku, atau andai macam Magneto yang sanggup menarik kereta api kembali. Dalam keadaan menyedihkan semacam itu tahi burung jatuh dari langit dan persis mengenai rambutku.

Maka yang demikian itu adalah senyata-nyatanya kejadian “sudah jatuh tertimpa tangga”. Aku meraung-raung menyesali mengapa aku tidak berangkat lebih dahulu. Aku mengutuki jalanan kota yang macet karena membuatku terlambat sampai. Aku meratap-ratap kepada langit yang tidak menganugerahiku kekuatan petir.

Langit rupa-rupanya menjawab keluhanku dengan menurunkan hujan. Maka rambutku pun bersih dari tahi burung sialan itu. Maka air mataku pun tersamarkan oleh air asam dari langit itu. Hingga aku pun tersadar. Bahwa aku harus kembali ke stasiun untuk menunggu kereta api berikutnya.

2 pemikiran pada “Ketinggalan Kereta

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s