Metafora Sambal: Taubat as-Sambalu

Izinkanlah aku untuk sejenak bercerita, Saudara. Dalam rehatku bolak-balik ke toilet, Saudara.

Kalian tahu bukan kalau aku tidak tahan dengan makanan pedas? Sejak kecil, kalau menyantap makanan pedas, maka aku akan bereaksi begini: mulut megap-megap menggumamkan “huah huah” sambil lidah sedikit dijulur-julurkan, mata merem-melek-melotot, lalu kedua tangan menutup kedua telinga.

Karena menderita semacam itu, aku pun menolak makan makanan pedas. Tentunya dengan sedikit pengecualian. Sesungguhnya aku adalah pencinta sambal kacang. Maka segala makanan bersambal kacang, betapapun pedasnya, aku tak menolak.

Tentu saja aku sudah tahu apa risikonya memakan makanan dengan penggambaran di atas. Mulutku pasti akan megap-megap, mata merem-melek-melotot, dan kedua tangan menutup kedua telinga seperti hendak azan. Akan tetapi, Saudara, aku tak pernah jera. Kalian tahu mengapa? Begitulah kiranya istilah “tobat sambal” tercipta. Seseorang akan melupakan deritanya setelah dahulu memakan sambal ketika sambal terhidang di depannya. Kan?

Banyak orang berkata demikian kepadaku waktu dulu itu: “Makanya, sering-sering latihan makan pedas, biar nanti kuat makan makanan pedas.”

Sejak saat dulu itulah aku bertekad untuk melatih diri menghadapi makanan pedas. Kumulai dengan membiasakan memakan makanan sedikit pedas, kemudian tingkat kepedasannya ditingkatkan sedikit, dan seterusnya. Begitulah hingga sekarang lidah dan mulutku sudah sedikit tahan pedas.

Akan tetapi, Saudara, hal tak terduga pun terjadi. Yaitu perutku bukannya tahan pedas, tetapi malahan semakin tidak tahan pedas. Apabila dulu ketika makan pedas hanya mulutku si penderita, maka sekarang adalah perutku. Menceret-menceret langsunglah aku setelah makan makanan pedas. Mengapa oh mengapa hal demikian bisa terjadi?

Sekian.

2 pemikiran pada “Metafora Sambal: Taubat as-Sambalu

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s