Ada Empat

Jadi ingin sekali kuajak berbincang-bincang empat orang kawan pada malam hari ini. Sekadar membahas nasib Indonesia. Sekadar berbagi kasih dan isi hati.

Orang pertama ketika kutelepon, sepertinya sedang disidang oleh para tetua keluarganya karena esok atau lusa ia akan didudukkan di pelaminan untuk kedua kalinya. Anggap saja begitu. Maka tak jadilah tujuanku untuk membahas strategi menyelamatkan nusa dan bangsa ini.

Orang kedua, kupaksa-ganggu dia untuk mendengarkan segenap kisahku. Kubayangkan dia beberapa kali menguap mendengarkan ceritaku. Maka terima kasihku untuknya.

Orang ketiga, tidak bisa kujangkau suara dan telinganya, juga mungkin hatinya karena nomor teleponnya hilang dari radar sinyal operator telepon. Maka dengan begitu barangkali selamatlah aku dari semakin banyaknya serangan nyamuk atas tubuhku.

Orang terakhir, sudah tidak memungkinkan lagi untuk dapat mendengarkan cerita-ceritaku. Sudah mustahil pula baginya untuk mengabarkan kisah-kisahnya kepadaku. Barangkali hal itu terjadi karena dimensi waktu di atas bumi dengan di bawahnya teramatlah berlainan. Kan?

4 pemikiran pada “Ada Empat

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s