Kesapian

Ternyata kesapian masih sering pula melanda hatiku. Entah bagaimana caranya. Acapkali saja aku merasa sapi bahkan di tengah keramaian. Apalagi ketika kutatap cermin di kamar mandi, aku semakin merasa sapi. Entahlah pula. Padahal wajahku masih punya jenggot kambing dan kumis kucing.

Aku baru tahu, Saudara, bahwa tetangga sebelah ternyata adalah pula penggemar Koes Plus. Pagi ini mereka memutar kaset Koes Plus dan mengencangkan volume suaranya. Sambil mencuci baju, suami-istri ini ikut menyenandungkan lagu “Olala”. Hatiku pun ikut berbahagia sampai tak sadar mulutku lirih ikut bersenandung.

Hari pertama di tahun baru ini akan kupergunakan untuk menunggu kedatangan seseorang. Mungkin saja ia takkan datang. Akan tetapi sambil menanti aku akan membaca buku-buku di kamar. Bersamaan dengan habisnya lagu “Bunga di Tepi Jalan”, habis pula buku The Queen of Attolia kubaca. Setelah mandi akan kulanjutkan dengan membaca buku lanjutannya yaitu The King of Attolia. Sekian.

Selamat berlibur!

3 pemikiran pada “Kesapian

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s