Orang Baik

Jadi orang baik itu tidak mudah, Saudara. Kalian harus bersiap menerima sakitnya hati dan perasaan mana kala kebaikan kita dibalas dengan kekejian.

Kalian tahu bagaimana sakitnya hati dan perasaan ketika berkali-kali dibohongi? Ketika kalian sudah memberikan kepercayaan begitu besar kepada orang pembohong itu, sudah kita maafkan atas kebohongannya, maka ketika orang tersebut melakukan kebohongan demi kebohongan secara terus menerus, apakah kalian tahu bagaimana sakitnya?

Tentu jikalau kalian bertanya kepadaku bagaimana rasanya, aku akan sanggup menjawabnya. Karena bahkan sesaat sebelum kutulis postingan ini aku mengalami perasaan sakit tersebut.

Kalian ingin tahu bagaimana rasanya? Rasanya seperti mendapat serangan jantung ringan ditambah kepala dihantam bola basket ditambah kaki diinjak truk tinja ditambah dada diseruduk gerobak sampah ditambah kuping dijewer guru olahraga ditambah perut melilit karena banyak makan lada.

Seperti itulah kira-kira perasaanku pada saat ini. Untungnya aku sedang akan makan malam di sebuah warung tenda. Jadilah aku makan tidak sendirian melainkan bersama para pengunjung lainnya.

Ah, andaikan saja dibohongi dapat diuangkan, sungguhlah aku dapat menjadi orang kaya raya. Kan?

7 pemikiran pada “Orang Baik

    1. Dibokongi asal sekadar dibokongi, barangkali aku bisa menerima. Apalagi si pembokongi itu ialah cewek cakep lagi seksi. Haha. Asalkan, ini ada syaratnya, asalkan tidak ada gas terbuang pada saat itu.😀

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s