Menunggu Nantian

“Kutunggu engkau di bawah pohon kemboja sana, nanti.”

Bisikannya kemarin malam terngiang terus seharian. Kerja aku pun tak tenang. Ingin rasanya hari segera beranjak petang. Tetapi sebaliknyalah justru terjadi.

Menanti adalah pekerjaan penyabar lagi bijak bestari. Aku bukan seorang penyabar, maka aku tak suka menanti. Kutengok ke belakang ke arah jam dinding. Jarumnya bergerak lamban sekali. Malah aku sempat berpikir apakah jarum itu berputarnya salah arah atau sesekali berhenti. Ketika kucocokkan dengan jarum arlojiku, ternyata keduanya selaras.

Jiwa pemberontakku mengharuskan aku tak mudah menerimanya. Maka kulirik empat digit angka pada layar monitorku di pojok kanan atas. Sama saja; angka-angkanya lama sekali tidak bertambah. Haruskah untuk menyingkat waktu aku pingsan saja tak sadarkan diri?

~〜~

Hujan. Hujan pertama di musim penghujan tahun ini mengapa harus terjadi sekarang? Mengapa tidak esok atau lusa?

~〜~

Sepatuku basah. Celana juga; dari ujung sampai ke pangkalnya. Jaket, tas seisinya, semuanya kuyup kena hujan. Di mana-mana macet. Jalanan Jakarta sepulang kerja memang selalu macet. Tetapi hujan selalu saja dapat memperparah kemacetan. Pengendara sepeda motor tak berprinsip “sedia payung sebelum hujan” lagi bernyali kecil berteduh di bawah jembatan layang. Mereka memenuhi separuh besar jalanan. Maka aku pun terpaksa berlari menerjang derasnya hujan melalui trotoar usang, susup sasap di antara berderet sepeda motor dengan pengendara tak tahu aturan.

~〜~

Sudah nyaris dua jam aku berdiri menanti bersama nyamuk dan suara jangkrik.

(klik elipsis di samping untuk menyimak kisah selanjutnya)

3 pemikiran pada “Menunggu Nantian

  1. menanti emang membosankan dan waktu terasa berjalan lama. that’s why diciptakan smartphone. coba sambil browsing2 dan blogwalking.. pasti gak berasa dah penantiannya…😛

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s