Skyfoot

Jika kalian berada di Jakarta Timur sepertiku, tengoklah sejenak ke ufuk mana matari terbenam. Di situ akan terlihat oleh kalian sebulat merah matari seakan raja langit sedang mengawasi penghuni bumi.

Tetaplah tenang karena karena kita tahu semesta raya ini masih berputar berlawanan arah jarum jam. Jadi tidaklah aneh kiranya jikalau jalanan di Jakarta macet tak terkira semacam ini.

Bagi kalian penyesak bus-bus kota dalam keadaan berdiri, bersabarlah karena Belanda masih di Eropa. Juga Inggris Raya; karenanyalah kita hanya menyaksikan pertandingan sepak bolanya melalui layar televisi. Bagi kalian pengendara sepeda onthel maupun motor, berbahagialah karena banyak kawannya.

Senja hari ini memang tak sewarna-warni pelangi. Akan tetapi, kegerahan akibat hujan tak jadi turun dapat menjadi bara penyemangat kita dalam menyantap makan malam. Sekian.

4 pemikiran pada “Skyfoot

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s