Belanja Hujan

Tengah bulan bisa jadi adalah waktu tercocok untuk berbelanja. Kena apa? Karena pada tengah bulan macam sekarang ini supermarket sudah mulai sepi. Akan tetapi, ada pula kerugiannya, Saudara. Stok barang belanjaan ikut pula sepi. Susu kotak berlian kesukaanku telah pun kosong di dalam rak dingin.

September ini bisa jadi adalah awal musim penghujan di sini. Dini hari tadi hujan turun dengan derasnya. Itu pun katanya; kata saksi mata. Petang ini di sini mendung sekali. Akan tetapi aku memberanikan diri untuk pergi berbelanja deterjen dan membeli nasi goreng. Jadi, Saudara, sekarang kunikmati aroma lezat nasi goreng sedang diolah di atas wajan.

Bagaimana Senin kalian? Sudahkah dihiasi dengan hujan?

\Ternyata susah juga meniadakan kata “yang” dalam penulisan. Gaya bahasaku harus dirombak total.\

8 pemikiran pada “Belanja Hujan

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s