Kawan

Aku tidak pernah merasa sebagai seorang kawan yang baik. Aku tidak memberi hadiah, tidak mengejutkan ketika kawan ulang tahun, tidak menjenguk ketika kawan atau istrinya melahirkan, tidak meminjamkan bahu ketika menangis, tidak menjabat tangan meminta maaf, dan tidak mengenyangkan dan menyenangkan.

Akan tetapi aku sanggup dan selalu mendoakan secara tulus.

Aku tidak meminta balik didoakan. Aku hanya meminta doaku untuk dikabulkan. Agar kawan diberikan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan. Agar kawan semua berkumpul kembali. Kelak. Di surga. Amin.

4 pemikiran pada “Kawan

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s