Like & Reblog: Spam Gaya Baru?

Belakangan ini predikatku sebagai orang yang disayang Tuhan beberapa kali teruji, Saudara. Di antaranya adalah karena masuknya banyak pos-el (email) secara sekaligus akibat adanya notifikasi dari WordPress.com bahwa beberapa postinganku di blog ini ada yang menyukai (like) atau memosting ulang (reblog).

Misalnya baru saja masuk sebanyak 31 pos-el secara sekaligus ke dalam kotak masukku karena beberapa orang menyukai beberapa postinganku.

Postinganku banyak yang menyukai
Postinganku banyak yang menyukai

Karena aku mengaktifkan fitur notifikasi melalui pos-el, sudah barang tentu setiap ada orang yang menyukai maupun memosting ulang postinganku di blog ini pihak WordPress.com akan mengirimiku pos-el yang memberitahukan hal dimaksud.

Pengaturan Notifikasi Pos-el di WordPress.com
Pengaturan Notifikasi Pos-el di WordPress.com

Dengan kuaktifkan fitur tersebut, aku berharap dapat mengetahui dengan segera apabila ada satu dari kalian menyukai suatu judul postinganku maupun memosting ulangnya. Apabila notifikasi ini datangnya bertubi-tubi atau sekaligus banyak, tentu saja aku kewalahan dan menjadi terganggu. \Karena kemudian ponselku mengeluarkan bunyi-bunyian nyaring dalam jangka waktu yang lama di samping kemudian menjadi terhambat aktivitasnya.\

Aku tak habis pikir, kok bisa-bisanya notifikasi-notifikasi ini datang secara bersama-sama. Apakah ini karena penyampaian notifikasi ke alamat pos-elku terkirim secara kumulatif atas sebab adanya kesalahan teknis dari pihak WordPress.com atau penyedia layanan pos-el? Ataukah ini karena pihak yang menyukai maupun memosting ulang postinganku ini memang melakukannya secara sekaligus? Kalau yang terakhir ini adalah yang terdapat di alam nyata, maka aku pun tak habis pikir, kok bisa-bisanya mengeklik tombol Like atau Reblog secara sekaligus di banyak postinganku. Apakah ia menggunakan alat bantu berupa beberapa baris kode mantra dukun pelet?

Dengan tanpa bermaksud buruk, aku memiliki sedikit kesimpulan bahwa dengan dijaga ketatnya WordPress.com dari aliran komentar yang tergolong spam, beberapa orang berupaya menambah kontribusi tautan menuju laman situsnya dengan fitur Like dan Reblog ini. Atau, karena saking mudahnya mengeklik tombol Like dan Reblog ini, maka beberapa pihak tertentu banyak orang menjadi gemar melakukannya.

Terakhir, haruskah aku menonaktifkan fitur notifikasi pos-el apabila ada orang yang menyukai atau memosting ulang postinganku agar aku takkan lagi merasa terganggu?

9 pemikiran pada “Like & Reblog: Spam Gaya Baru?

  1. mungkin masalah signal juga ngaruh mas… kali kali pas ada signal baru semua pos-elnya berdatangan… walaupun sebenarnya teman teman likenya pada waktu yang berbeda… ini pengalaman saya saja sih….

    Suka

    1. Gak ada hubungannya sama masalah sinyal, kok. Soalnya email-nya memang datengnya pas itu. Pan selain di hape, email masuk di desktop juga. Barengan waktunya. Kalau desktop duluan baru hape, bisa jadi memang perkara sinyal.😀

      Suka

    1. Ada beberapa fitur WordPress yang memang mengikuti Tumblr. Nah, reblog ini sepertinya dimaksudkan agar kita mengomentari postingan yang kita reblog juga. Seharusnya seperti itu.

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s