Purnama Kawan

Purnama Ramadan 1433 H
Purnama Ramadan 1433 H

Sejatinya ingin berpuisi. Namun lalu saja puisiku tak berbunyi.

Ternyata tak banyak orang yang antusias melihat purnama, Saudara. Terlebih bulan-bulan biasa. Padahal tahukah kalian bahwa purnama itu kawan sejati orang yang sepi sendiri?

Jika malam ini kalian tak berkawan, Saudara, tataplah purnama maka kalian takkan lagi merasa kesepian.

10 pemikiran pada “Purnama Kawan

  1. Eh, maaf, numpang nanya karena dipikir2 kamu kan pemerhati bulan. Beberapa hari sebelum purnama kemarin (mungkin 2-3 hari) sekitar waktu sahur, bulan sempat terlihat merah di langit sebelah barat. Kamu melihatnya juga kah? Karena aku, mz nug, dan mbak prih melihatnya. Awalnya mb prih takut dan aku penasaran. Setelah gugling katanya bulan merah bisa terjadi karena gerhana. Tapi sepanjang gugling aku tidak menemukan catatan gerhana bulan agustus ini. Yg ada paling sekitar november nanti. Dan aku yg jadi ketakutan skr. Pertanda apakah? Apakah hanya kami yg melihatnya? Ada saksi lainkah? *berharapsangat

    Suka

    1. Bulan merah itu gak papa, Mbak. Gak bahaya. Sering kok aku liat bulan merah. Nah, pas malam aku potret foto bulan yang ini pun beberapa jam sebelumnya bulan keliatan merah untuk kemudian gak merah lagi. Merah yang itu kemungkinan besar karena awan. Gak masalah. Justru bukannya jadi bagus ya kalo merah?

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s