Terbalik

Bulan Ramadan ini terisi oleh banyak sekali hal-hal terbalik. Pada bulan yang lain, misalnya, aku susah untuk tertidur ketika merasa lapar. Sebaliknya saat Ramadan, gampang sekali aku tertidur bahkan ketika perut sedang merasakan lapar. Ini yang disebut sebagai berkah ataukah musibah, Saudara?

Misalnya lagi, saat Ramadan justru iklan-iklan makanan, minuman, dan kudapan banyak bermunculan. Bisnis-bisnis perkulineran juga meningkat drastis pamornya dibandingkan dengan bulan-bulan lain. Apakah ini menandakan hikmah Ramadan belum kita terima sebagai sesuatu yang nyata, Saudara?

Karena hanya sahur dengan seperempat gelas bubur oat, sudah saja aku merasa lapar sekarang ini. Itulah sebabnya, Saudara, aku berhenti mengetik postingan ini tak lain tak bukan agar ponselku tidak terjatuh karena aku tertidur. Maka aku pun meniatkan diri untuk tertidur, agar tidak tergoda oleh banyaknya iklan makanan di jalanan. Dangkal sekali imanku, bukan?

2 pemikiran pada “Terbalik

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s