Kedewasaan dan Kesabaran

Seseorang tua baru saja mengirimiku sebuah surat yang berisi pertanyaan mengenai apa itu kedewasaan dan kesabaran, apakah sabar itu artinya tidak boleh marah, lalu apakah dewasa itu marah pada tempatnya, lalu tempatnya di mana. Begitulah kira-kira pertanyaan-pertanyaan yang sedang menggelayuti pikirannya di usia senja.

Lantas apa jawabanku? Segera saja surat itu kujawab begini:

Kedewasaan adalah ukuran di mana kita dilegalkan untuk melihat dan melakukan hal-hal dan tindakan-tindakan yang dewasa seperti melihat ketelanjangan dalam wujud seekor rusa atau melakukan diam sebagai wujud protes atau menunggu dan berpikir untuk mengambil tindakan selanjutnya. Dalam hal yang terakhir ini, kedewasaan memiliki wujud kesabaran yang tak ada batasnya sehingga ia dapat melakukan tindakan marah pada waktu, tempat, dan objek yang tepat. Kedewasaan tidak akan mengambil kewenangannya secara sepihak melainkan memikirkannya terlebih dahulu secara cermat dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Wujud kedewasaan dapat menjelma antara lain di dalam diri seorang muda manakala ia dapat memetik hikmah dari kebun buah kehidupan serta menerapkannya secara nyata dalam rasa, sikap, dan perbuatannya. Wujud kedewasaan tidak akan pernah ada di dalam diri seorang tua manakala ia membuang hajatnya dan amarahnya tidak pada tempatnya.

Kesabaran adalah sewujud kecil dari rupa kedewasaan. Kesabaran sejati sesungguhnya hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang memiliki kedewasaan lagi kaya akan monyet, nilai-nilai moral, dan ilmu pengetahuan. Kesabaran sejati ini mutlak dimiliki oleh seorang yang menghendaki kebahagiaan dalam hidup dan membuang hajat.

Menurutmu?

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s