Dunia Hitam Putih

Dunia itu bukan hitam dan putih semata. Ada pula hal-hal kuning kecokelatan, if you know what I mean.

Aku ingin mengatakan ini kepada segenap kawanku bahwasanya keabu-abuanlah yang terlihat di mata seekor anjing.

TKP A

Malam ‘lah tiba. Sang istri menata hidangan makan malam untuk suami di meja makan.

“Bagaimana, apakah enak masakanku?” tanya sang istri.

“Hmmm…” suami menjawab dengan bergumam dan tersenyum lantas menyantap segala yang ada di hadapannya dengan lahap dan segera.

Dalam hati suami berkata, “Maafkanlah aku, duhai istriku tercinta kedua. Aku tidak ingin menyakiti hatimu dengan berterus terang mengenai rasa masakanmu. Sungguh lidah dan perut ini sudah mendapatkan hukuman atas ketidakterusteranganku.”

TKP B

Malam telah surut berganti pagi buta. Sang istri mendapati suami di muka pintu rumah.

“Hayo dari mana saja sampai baru pulang jam segini?” tanya sang istri dengan bola mata cantiknya yang nyaris keluar.

“Hmmm… Baru dari kantor, lah, istriku. Aku bekerja lembur sampai jam segini kan juga untuk dirimu?” suami menjawab dengan alasan yang tak dapat dielakkan oleh sang istri.

Dalam hati suami berkata,”Maafkanlah aku, duhai istriku tercinta kedua. Aku tidak bermaksud jahat dengan membohongimu. Sesungguhnya kebohonganku pun untuk kebahagiaan dirimu yang tidak perlu tahu bahwa telah aku madu.”

Dari kedua TKP di atas, TKP manakah kiranya yang akan diangkat Dalang Parto untuk dipentaskan di atas panggung Opera Van Java dengan lakon “Suami-Suami Takluk Istri”?

4 pemikiran pada “Dunia Hitam Putih

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s