Bala-Bala

Kan kalian tahu kalau aku selain suka ubi juga suka dengan laba-laba?

Jadi kemarin-kemarin itu aku pergi ke daerah tinggi di Bogor sana dan memotret beberapa laba-laba.

Laba-laba #1
Laba-laba #1

Foto di atas adalah foto laba-laba, Saudara, meski kakinya ada tiga pasang. Entah kemana kakinya yang sepasangnya. Kan tidak mungkin laba-laba ini memakan kakinya sendiri?

Laba-laba #2
Laba-laba #2

Foto di atas juga adalah foto laba-laba, Saudara, bukan coretan pulpen tinta hitam di atas kertas buram. Foto hitam semacam ini lazim disebut sebagai foto siluet. Kira-kira demikian, kalau tidak salah.

Laba-laba #3
Laba-laba #3

Foto di atas juga adalah foto laba-laba. Kelihatan seperti sedang meniti dalam seuntai tali, bukan?

Laba-laba #4
Laba-laba #4

Nah, foto yang terakhir ini juga adalah foto laba-laba yang sedang menanti mangsa di sarangnya. Sekali datang mangsa ke sarangnya ini dan mulai terjebak, sekali itu pula laba-laba ini akan datang menghampiri secara perlahan-lahan. Terbayang, kan, bagaimana mangsanya menanti badannya digerogoti? Hiiiii…!

8 pemikiran pada “Bala-Bala

        1. Hayah. Emang laba-laba kalau dimakan gimana sik? Enak kagak yak rasanya? Ntar pan bisa jadi gantiin peribahasa “ada udang di balik bakwan” menjadi “ada laba-laba di balik bakwan”. Haha.

          Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s