Ceracau Malam

Bahkan anjing pun akan menggonggong apabila ia diusik. Yaitu anjing yang tidak bisu lagi tuli. Yaitu anjing yang tidak cadel lagi dapat lancar mengucapkan huruf “r”.

Selamat malam. Malam di rumahku terbuat dari nguing nyamuk-nyamuk nakal. Juga dari Hanya Salju dan Pisau Batu yang hendak kubaca ulang. Juga dari deru motor tetangga yang baru pulang, melintasi jalanan yang lengang. Yang oleh sebab motornya dibikin berhenti, kembali pula jalanan menjadi lengang.

Adakah suara jangkrik? Oh, rupanya tidak karena sore tadi Pekalongan terguyur hujan. Agaknya para jangkrik sedang mengungsi dari rumahnya yang kebanjiran. Yaitu yang karena hujan tadi sore yang tadi kusebutkan.

Di mejaku masih ada setengah piring timus yang lezat. Yaitu yang dibuat ibuku yang hebat. Yang dengan kehebatannya ia juga dapat membikin ayam panggang kecap madu yang nikmat.

Aku ini adalah orang yang sederhana. Yaitu orang yang selalu berekspresi kapan pun ia bisa. Walau dalam hati, tentu saja.

Duhai cicak-cicak di dinding. Yaitu yang ada di belakang lemari. Yaitu yang ada di balik pigura foto bayi. Yaitu yang sering juga berlarian di langit-langit. Tolong dong makan ini nyamuk-nyamuk yang dari tadi nguing-nguing.

6 pemikiran pada “Ceracau Malam

  1. Pake kelambu atau autan aja lain kali … hehe.
    “Cicaknya juga pusing sama nguing-nguing si nyamuk” wkwkwk

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s