Terjebak Angin

Kalian tahu kalau akhir-akhir ini di sini sedang musim angin mengamuk? Ya, awal-awalnya mereka ribut satu sama lain terlebih dahulu, kemudian \you know\ mereka mengamuk. Sudah banyak korban berjatuhan, Saudara. Salah satunya pohon di depan kompleks kantorku. Ingin rasanya besok aku memotretnya lantas kutunjukkan kepada kalian.

Angin-angin itu berkeliaran liar ke sana ke mari, Saudara. Mereka menerjang apa saja yang dikehendaki. Beberapa ada yang masuk ke dalam tubuhku. Mereka terjebak di dalamnya.

Tentu saja aku merasa kasihan kepadanya. Menurutku ini bukan cara yang adil untuk menghukum mereka. Kalian tahu, kan, apa jadinya mereka setelah keluar dari tahanan ini?

Baiklah. Dari kaleng minuman herbal ini, barulah kutahu ada orang-orang yang menyebut angin-angin malang yang terpenjara di dalam tubuhku seperti ini sebagai trapped wind. Kalian lebih suka yang mana? Istilah ini atau istilah yang lama alias enter wind?

4 pemikiran pada “Terjebak Angin

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s