Beginilah Tukang

Aku benar-benar bingung. Apa pendapat kalian, Saudara-saudara?

Kemarin malam aku ke tukang cukur. Aku minta si tukang cukur untuk merapikan rambutku. Maka dia pun beraksilah. Dipangkaslah rambutku. Digunting-gunting pula. Hingga pada suatu langkah, dia kelihatan menyesal. “Aduh,” begitu keluhnya.

“Yah, kepotong. Padahal tadi sudah pas,” begitu pula keluhnya dengan suara pelan tetapi cukup dapat kudengar dengan jelas.

Harus bagaimanakah aku bersikap?

6 pemikiran pada “Beginilah Tukang

  1. Tak saya sangka tukang cukurnya bicara begitu.😆

    Seharusnya ia diam saja, jangan membuat pelanggan resah dengan celetukan macam itu…

    Suka

  2. lalu akhirnya apa yang kau lakukan kak????? marahh, minta digratisi, minta rambutku dikembalikan seperti semula, ato malah diam saja #penasaran
    salam kenal ya kak. ijin baca-baca

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s