14 pemikiran pada “Laba Laba-Laba

  1. Kalo laba-laba kecil begini sih, enteeeeng, saya juga berani. 😦
    Tapi kalo yang besar, saya ngeri melihatnya. 😦

    Suka

        1. Hwehe. Kata hasil penelitian mana, gitu, sebagian besar orang memang takut ama laba-laba. Untunglah aku tidak termasuk bagian dari sebagaian besar itu sehingga bisa nakut-nakutin orang-orang yang termasuk dalam sebagian besar itu. πŸ˜›

          Suka

          1. Bang Drajat udah pernah lihat foto laba2 di posting-an saya yang dulu? Yang judulnya “Laba-laba, Hewan yang saya benci”.
            Di sana ada foto laba2. Itu laba2 sebenernya kecil banget, ga sampe 1 cm panjangnya. Nah, saya pernah lihat waktu jalan-jalan entah di mana saya lupa, ada laba2 mirip seperti itu, lonjong, ada corak kuning, tapi besaaaaar sekali. Sangat besar. 😦 Bikin saya bergidik ngeri…. 😦

            Suka

            1. Oh, iya. Laba-laba yang itu. Dulu pas SMA pernah punya daftar laba-laba. Cuman ilang.

              Di Kebun Raya Bogor banyak tuh laba-laba semacam itu. Ada pula pernah kuposting foto laba-laba dari KRB di sini.

              Takut ama laba-laba sejak kapan sik, Bung? Apa dulu ada yang nakut-nakutin sehingga jadi takut ampe sekarang, atau emang udah dari diri sendiri nganggap laba-laba itu mengerikan?

              Suka

              1. Bang, tapi Bang ya, saya gak takut ngelihat video ttg laba-laba… πŸ˜€ Saya punya VCD Discovery Channel di Surabaya, tentang laba2 Tarantula. Dan saya malah cenderung suka kalo melihatnya dari tipi, karena tarantula begitu eksotis. Ada yang warnanya biru terang menyala di malam hari, dan ada yang buta karena lama hidup di gua. :mrgreen:

                ….itu dia Bang, kalo ditanya sejarah kenapa saya takut, saya sendiri gak begitu ingat. Ingatan saya yang mengenang tentang laba2 waktu saya kecil begitu sedikit, dan saya gak yakin bahwa kenangan2 itulah yang membuat saya sekarang jadi takut begini. 😐

                Jadi, ada dua kejadian yang paling saya ingat ttg laba2 jaman saya kecil dulu. Pertama, waktu saya tidur siang, masih SD kelas 1 gitu, tiba2 ibu saya dan pembantu kami ribut. Saya terbangun, dan saya langsung melihat laba2 bergerak ke arah saya. Sudah, saya cuma ingat sampai situ, selanjutnya samar. Entah saya lari atau ngapain, saya lupa, yang pasti laba2nya berhasil dibunuh. πŸ˜€

                Kedua, pas wisata sekolah kelas 6 SD. Saya ke Selecta di daerah Malang, dan saya sempat melihat laba2 hitam dengan corak merah di badannya. Saya pernah baca di buku ttg hewan, bahwa itu kemungkinan besar adalah Black Widow, salah satu laba2 beracun mematikan di dunia. 😯 Saya bergidik, langsung menjauh.

                Begitulah, Bang….

                Suka

                1. Wah, jangan dibunuh dong laba-labanya. Pan kesian. 😦

                  Memang sih black widow itu yang paling berbahaya. Bentuknya padahal gak seram, tapi memang paling beracun, katanya. Sebenarnya sih rada ngeri juga kalau bahas laba-laba beracun semacam ini. Tapi dari bentuknya sih aku gak takut. Jauh lebih ngeri lihat ular. πŸ˜€

                  Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s