Malam Ini

Kalian tahu sedang apa aku sekarang? Memandang langit yang putih sehabis hujan. Iya, aku tahu memang sedikit aneh. Langit malam ini gelap; tetapi putih.

Kutatap pula bulan sabit. Kemudian aku tahu sekitar sepuluh hari ke depan aku bisa menatap purnama yang kurindu.

Sebenarnya hal aktual yang kulakukan adalah menyantap kebab. Rasanya seperti biasa, enak dan nikmat. Sedikit kurang banyak, mungkin ya. 😀

Hal inilah yang membuatku teringat masa lalu. Waktu SMA, ada pelajaran Kesenian menyuruh kami terlibat dalam grup vokal. Aku mendapatkan jatah suara bas. Lagu kami adalah “Suara Hati Seorang Kekasih” gubahan Melly Goeslaw untuk film Ada Apa Dengan Cinta. Kalian tahu, bukan?

Sambil bersantap kebab kusenandungkan lagu itu. Ketika sampai di lirik:

Seribu musim.. ♪ Takkan bisa.. ♫
Menghibur hati.. ♪ Yang penuh marah.. ♫

Tiba-tiba saja aku berpikir bahwa negeri ini tak sepenuhnya kalah dengan Jepang, Amerika, bahkan Eropa. Indonesia punya banyak musim. Ribuan, mungkin, jumlahnya. Hanya dengan berpikir begitulah lagu-lagu semacam lagu di atas menjadi masuk akal.

Ada musim kemarau dan musim penghujan yang sudah kalian kenal. Ada pula musim durian dan musim rambutan. Ada musim kawinan ada pula musim lahiran. Basih banyak lagi yang lainnya.

Baiklah, seiring dengan habisnya kebab yang kumakan, maka aku harus pulang. Dan, hei, kalian sekarang bisa mengatakan kepadaku bahwa aku telah sampai di bumi. Karena aku baru saja menginjak genangan air di jalan. Selamat jajan. 😀

2 pemikiran pada “Malam Ini

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s