Perkara Dingin

Dingin itu bagaikan dua sisi mata uang. Ia pula bagaikan dua sisi mata pedang. Bahkan ia bisa bagaikan dua sisi sayap elang. \Oke, cukup sudah membuat paritasnya.\

Dingin adalah seperti es pada saat ia dingin. Bisa membuat dingin kerongkongan kita yang kehausan jika membuatnya jadi es teh manis. Bisa pula membuat dingin dahi kita dengan membuatnya jadi kompres.

Dingin adalah seperti angin pada saat ia dingin. Bisa membuat dingin kamar kita jika membiarkan jendela terbuka. Bisa pula membuat dingin badan kita membiarkannya bertelanjang dada.

Maka pakailah dingin yang bagai sisi tajam mata pedang dengan bijak. Gunakan ia untuk menebas ilalang ataupun semak belukar yang menghadang jalan. Jangan gunakan ia untuk sekadar merajang bawang.

Sekian.

Farijsvanjava,
Suatu malam yang dingin habis turun hujan,
Di dalam sebuah kamar yang tertutup jendelanya,
Berbaring dengan kompres di atas kepala.

4 pemikiran pada “Perkara Dingin

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s