Panas Dingin

Beberapa hari belakangan ini cuaca makin tidak menentu kurasa. Sebentar terik, sebentar mendung. Kadang pula turun hujan.

Seperti hari ini saja, tadi pagi terik sekali. Siangnya mendung, meski masih terasa panas. Sore hari turun hujan. Malam ini mendung lagi. Entahlah, sepertinya sebentar lagi akan turun hujan deras.

Angin bertiup kencang-kencang di sini. Menyeramkan. Sementara aku dalam kondisi menahan lapar, duduk di sebuah warung tenda menunggu hidangan ayam bakar siap disantap.

Kondisi sebentar panas sebentar dingin ini sepertinya mengusik ketahanan tubuh sebagian (besar) orang. Termasuk diriku, tentu saja. Biarpun kata orang badan penuh daging dan lemak begini, yang seharusnya kebal terhadap kondisi cuaca apapun, tetap saja aku hanya manusia biasa. Penyakit tidak dilarang menjamah tubuhku. Kan begitu?

Mungkin memang harus semakin peduli akan kesehatan, Saudara. Sebisa mungkin selalu bawa minyak kayu putih. Berpakaian sedikit lebih tebal. Dan yang paling penting, selalu sedia payung bahkan sebelum hujan.

Berbicara mengenai payung, ada satu hal yang menggelitik daya nalarku, Saudara. Ternyata lebih untung menjadi perempuan kalau kita berbicara mengenai payung. Perempuan dianggap wajar membawa payung ke mana-mana. Perempuan boleh saja memakai payung di kala terik siang maupun tatkala hari sedang hujan. Kan begitu?

Coba kalau laki-laki, mana dianggap wajar berpayung ketika hari sedang terik. Bahkan yang paling terik sekalipun. Belum lagi perkara rupa payung. Perempuan bebas saja punya payung segala macam rupa. Laki-laki mana boleh punya payung mini, warna merah muda pula?

Ah, sekian saja dulu, Saudara. Ayam bakarku rupanya telah matang. Selamat bersantap malam. Pesanku, jagalah kesehatan. Jaga pula barang bawaan kalian agar jangan sampai tertinggal apalagi berpindah tangan.

10 pemikiran pada “Panas Dingin

  1. Cuaca gak bisa ditebak ya Bang…
    Siang dan pagi cerah, eh sorean dikit mendung, dan malamnya hujan… 😦
    Polanya juga kadang berulang kadang nggak. Hari senin bisa seperti yang saya sebut di atas, hari rabu atau kamis bisa seharian cerah atau bisa seharian hujan. 😦

    Suka

    1. Iya. Seperti kemarin, pagi mendung bergerimis, siangnya terik. Hari ini, pagi terik, siang ini hujan. Yang penting kita percaya saja bahwa segala sesuatu yang terjadi ini ada hikmahnya. 😀

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s