Rumah Pohon

Sarang Lebah
Sarang Lebah

Waktu SD, gara-gara keseringan nonton film Barat, aku jadi ingin memiliki rumah pohon. Malah dulu pernah membuat desain rumah pohon yang rencananya akan dibangun di atas pohon jambu air depan rumah.

Eh, gambar tinggallah gambar. Ternyata membuat rumah pohon tidak semudah ngupil pakai jempol. Membuat rumah pohon itu harus memperhitungkan pula kekokohan pohon yang akan menopang rumah pohon. Harus pula memperhitungkan kekuatan hembusan angin.

Demikian pula dengan kondisi tanah tempat tumbuh pohon, apakah sudah stabil betul dan bebas dari gempa atau tidak. Tentu saja harus pula mempertimbangkan mengenai pengurusan IMB-nya. Jangan sampai nanti sudah bersusah payah membangun rumah pohon, eh pohonnya digusur karena tidak memiliki akta resmi.

Betapa hebatnya lebah atau tawon yang dapat membuat sarang yang hanya menempel di ranting pohon. Subhanallah!

10 pemikiran pada “Rumah Pohon

  1. selain tawon/lebah, ada juga tupai, burung, sampai semut. banyak tetangganya kalau bikin rumah pohon~ 😆

    Suka

    1. Nah, justru itulah penekanan yang ingin kusampaikan, Dek. Ngupil itu tidak mudah, kan? Apalagi kalau pakai jempol. Nah, berarti bikin rumah pohon itu susah. Kan begitu? 😀

      Suka

  2. Saya juga ingin memiliki rumah pohon, suatu saat nanti, insyaAllah 🙂

    Sebelum membaca postingan diatas, awalnya saya mengira, membuat rumah pohon ya asal buat saja, tinggal menyiapkan papan, paku, palu. Rupanya banyak yang mesti dipertimbangkan -_-

    Hmm, salam kenal 🙂

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s