Semi Silau

Sejak awal bulan ini, ruangan kerjaku menjadi silau. Karena apa? Sepertinya karena matahari mulai bergeser ke selatan.

Oke, kita sudah tahu mengenai Galileo. Kita juga tahu mengenai relativitas Einstein. Maka memang sebenarnya matahari tidak bergerak relatif terhadap bumi. Tetapi, bagaimana menjelaskannya, ya, tentang fenomena yang terjadi di kantorku ini?

Gedung kantorku berbentuk memanjang dari timur ke barat. Sementara ruang kerjaku terletak di sisi tengahnya yang bagian selatan. Sisi selatan ruang kantorku ini sebagian besar terdiri dari kaca. Penutup jendela kaca ini adalah berupa roller blind berwarna putih kebirumudaan. Maka teranglah sudah, meski jendela kaca ini ditutup menggunakan roller blind ini, cahaya matahari masih banyak yang tembus ke ruangan kerjaku bahkan sampai menyilaukan.

Sepertinya di negara-negara empat musim belahan bumi bagian selatan sana sedang mengalami musim semi. Daun-daun mulai tumbuh. Bunga-bunga mulai bermekaran. Indah sekali pasti.

6 pemikiran pada “Semi Silau

    1. Hayah. Miring tentang apa dulu, nih? Yang jelas, karena sekarang gelap lebih akrab dengan negara-negara empat musim di belahan bumi utara sana, kita di sini jadi tertimpa kesilauan. πŸ˜€

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s