Sebuah Kisah Dini Hari

Ini adalah sebuah kisah mengenai kehidupan malam di kota metropolitan.

Syahdan, tersebutlah bahwa pada suatu malam Komandan Nyamuk bersama anak-anak buahnya mendapat giliran meronda. Dengan membawa seperangkat peralatan yang antara lain berupa masker berbentuk jarum dan kacamata inframerah, mereka terbang hilir mudik ke sana kemari dan berputar-putar.Dari kejauhan terlihatlah sesosok manusia gendut yang sedang tertidur pulas dengan manisnya. Komandan Nyamuk pun segera memerintahkan anak-anak buahnya untuk terbang mendekatinya guna memeriksa manusia tersebut.

Dengan manuver terbang yang sudah sering dilatih dan diperagakan, para nyamuk ini pun mendekati sasaran. Mereka menyusuri tubuh tidur si manusia mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut di kepala.

Setelah mengamati dengan saksama sasarannya, mereka kembali bermanuver terbang kembali ke pangkalan. Dilaporkannyalah hasil pengamatan dan pemeriksaan yang telah dilakukannya itu kepada sang komandan.

Setelah mendengarkan laporan anak-anak buahnya, Komandan Nyamuk pun memerintahkan mereka untuk menyerang si manusia gendut yang sedang terlelap itu. Dengan turun tangan langsung, sang komandan membagi anak buahnya dan memerintahkan sebagian dari mereka untuk menyerang bagian kaki dan lengan sedang ia sendiri menyerang kepala.

Secara serempak dan dalam satu komando mereka segera mengeksekusi korbannya, menjadikannya lantas terbangun. Mengetahui dirinya diserang oleh satu peleton nyamuk, si manusia gendut tidaklah tinggal diam.

Dilancarkannya serangan balik yang antara lain berupa tampparan hampa di udara. Maka terjadilah pertempuran sengit antara satu peleton nyamuk dan seorang manusia gendut.

Meski singkat, kemenangan pasukan nyamuk dalam pertempuran itu adalah mutlak. Dengan beriringan dan menyiulkan lagu kemenangan, mereka terbang berbaris pulang ke pangkalan.

Sementara itu si manusia gendut yang menderita kekalahan, menderita pula ia dalam kebentolan dan kegatalan. Sekian.

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s