Obrolan Pekan Ini: Tawaran Sadis

Seorang ibu paruh baya terlihat sedang gencar melakukan penawaran pada sebuah tenda yang menjual baju-baju daster di pasar minggu pagi di sebuah kampus di Yogyakarta. Berkali-kali ibu tersebut menawar beberapa baju yang menjadi idamannya.

Ibu Paruh Baya: “Kalau yang ini berapa?”

Penjual: “Yang ini Empat puluh ribu, Bu.”

Ibu Paruh Baya: “Mahal amat. Sepuluh aja, ya.”

Penjual: “Boleh. Tapi hapenya ditinggal ya, Bu.”

NB.
Penjual adalah ia orangnya perempuan yang menyimpan kekesalan dalam hati akibat barang dagangannya ditawar-tawar rendah sekali tetapi tetap dapat mengumbar senyum demi menarik pembeli.

8 pemikiran pada “Obrolan Pekan Ini: Tawaran Sadis

  1. Emak gw klo ke pasar pasti dikomentarin ama seorang tukang sayur paruh baya “pagi2 baru tumben ketemu di pasar dah ngajakin berantem aja” Нɑнɑнɑнɑнɑ

    Suka

  2. tapi emang emak-emak kudu harus gitu kali ya?
    Dan aku merasa gagal sbg emak hahahaa
    (Ngga pernah liat harga kalau belanja, kasian mau nawar juga)

    Suka

    1. Saya juga termasuk orang yang tidak tega menawar, Bu. Kalau belanja lebih suka di toko atau kios yang harganya sudah pas, tidak boleh ditawar. Untung saya laki-laki, jadi tidak mungkin jadi emak-emak. Hwehe. 😀

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s