Awalapar

Jikalau ada awakutu dan awahama, adakah awalapar?

Bahkan dalam masa lebaran seperti sekarang ini, masih ada saja orang yang meminta-minta makanan. Seperti aku, misalnya, meminta makanan kepada ibu karena sudah lama tidak makan sehingga lapar. Yaitu yang karena aku terakhir makan adalah pada pagi hari tadi.

Maka kegiatan pengawalaparan ini dilakukan ibu dengan menyediakan seporsi nasi panas berikut sayur-mayur yang disiram dengan sambal kacang hingga menjadikannya pecel. Tak lupa ditaburinya di atas piringku dengan remukan kerupuk mi warna-warni hingga menjadikannya terlihat lezat dan menarik untuk disantap.

Betapapun ibuku telah seperti programmer yang mengawakutu program komputer yang sarat akan kutu. Telah pun ia menjadi seperti pembasmi hama yang mengawahama tanaman padi di sawah yang sememangnya profesi ini sudah semakin langka karena lahan yang untuk dijadikan sawah pun telah semakin berkurang.

2 pemikiran pada “Awalapar

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s