Kopi Purnama Rasa Dracula

Harum aroma kopi menyerebak. Angin malam yang hangat bersemilir memasuki kamar. Bukankah di langit kelam ada purnama, Saudara?

Kubalik-balik halaman Sang Sejarawan. Masih menceritakan seorang perempuan muda yang bercerita tentang kisah pengalaman yang diceritakan ayahnya dalam upaya pengejaran riwayat Dracula dimana kisah tersebut ternyata merupakan kisah yang diceritakan oleh perempuan tersebut pada waktu sudah tua.

Setiap pagi berseri-seri… Nusantara
Sepanjang siang bergembira… Nusantara
Malam bulan bersinar terang
Semua bernyanyi riang
Bersahut-sahutan

(Koes Plus – Nusantara II)

Dalam naungan cahaya surya yang dipantulkan sang purnama, kusimak sajian siaran radio yang khusus memutarkan lagu-lagu yang malam ini bertemakan nusantara. Sementara Kyoko, komputerku, sedang meminum obatnya agar lekas sembuh hingga aku dapat kembali memukul-mukul babi dan berlari menghindari kejaran Creepers yang adalah pelaku bom bunuh diri dalam permainan Minecraft yang seru.

Malam yang syahdu ini memang waktu yang baik untuk dapat menuliskan kalimat-kalimat panjang demi mengarungi malam nan gemilang yang sepertinya akan berlangsung panjang pula ini. Maka adakah kiranya seorang-dua orang dari kalian yang akan merenggut nikmatnya insomnia seperti diriku saat ini dan menanti datangnya waktu sahur nanti?

2 pemikiran pada “Kopi Purnama Rasa Dracula

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s