Satu Empat Empat

Sudah siang rupanya.

Sedang membaca Gajah Mada: Perang Bubat karangan Langit Kresna Hariadi. Sudah sampai di halaman 144 dari total 441 halaman. Wuih, angka-angka cantik!

Cukup seru. Meski tidak menyukai penyebutan nama-nama yang terkesan terlalu memaksakan. Misalkan untuk menyebutkan Hayam Wuruk, sering sekali digunakan nama Raden Tetep dan nama-nama lainnya secara “serampangan”. Begitu pula dengan penyebutan Gajah Mada.

Ada sesuatu yang menarik dari halaman 122. Catatan kakinya menjelaskan bahwa kata “kalangan” merupakan bahasa Jawa yang berarti harfiah lingkaran orang-orang yang mengepung sesuatu. Berarti kata ini bisa kupakai untuk menyebutkan tamu-tamuku yang sedang mengelilingi sajian makan di meja bundar pada pesta pernikahan impianku, nih. πŸ˜€

Setelah ini berencana pergi ke pelosok Bekasi Timur. Tapi entahlah. Panas sekali di luar. Bisa gosong aku nanti. πŸ˜›

Saudara-saudara sedang berliburkah? Sedang makan siang? Atau sedang tidur siang, mungkin? Bagaimanapun keadaan kita sekarang, semoga kesehatan senantiasa tercurahkan kepada kita agar supaya bisa menyambut Ramadan dengan riang gembira.

Sudah saatnya makan siang, rupanya. Selamat jajan! πŸ˜€

2 pemikiran pada “Satu Empat Empat

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s