Ketika … Ini

Baiklah.

Ketika tulisan ini diturunkan, bisa jadi aku sedang berada di atas laut, kemungkinan Laut Jawa, demi berada di dalam sebuah pesawat yang dikendarai dan dikepalai oleh bapak pilot beserta asistennya, sehingga aku dapat dilayani oleh kakak-kakak pramugari berkaki panjang sekadar minta dituangkan secangkir kopi atau segelas susu.

Aku tahu bahwa kalimat di atas sangatlah panjang, demikian pula halnya dengan perjalananku kali ini. Kuharap segala sesuatu dalam perjalanan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana dan kami direstui oleh Yang Maha Kuasa untuk dapat menjejakkan kaki kembali di Jakarta dalam keadaan sehat walafiat tanpa berkurang suatu oleh-oleh apapun.

Bahwa sesungguhnya ingin sekali aku memotret awan yang kubayangkan sangatlah putih dan bersinar, kemungkinan juga lembut, selembut kapas namun tidak menyesakkan. Aku pun ingin sekali berfoto bersama seorang kakak pramugari berkaki panjang agar dapat kucetak untuk kemudian kujadikan poster lantas kutempelkan di dalam ruangan kerjaku di kantor. Kuharap judul “Melangkah Pasti di Atas Awan, Menjemput Angan” akan mempercantik poster itu.

Tapi, apakah aku cukup berani dan percaya diri untuk melakukan hal itu?

Apapun itu, kuucapkan selamat jajan.

Farijsvanjava, pada hari kemarinnya, saat sedang berharap-harap cemas menanti kedatangan tiket.

2 pemikiran pada “Ketika … Ini

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s