Obrolan Pekan Ini: Dadah

Malam nan larut, seperti sebungkus bubuk kopi hitam dalam secangkir air panas: hitam pekat. Di atas sana kerlip bintang hanya bisa terlihat kalau kita mengusir awan-awan mendung itu.

Oh alangkah sedapnya. Dalam dinginnya malam aku dipertemukan dengan penjual sekoteng. Apakah ini suatu pertanda bahwa kehangatan akan senantiasa melingkupiku? Bahkan pada malam yang tidak bisa dikatakan sejuk ini?

Semangkuk kecil sekoteng kunikmati di seberang sebuah masjid besar. Ya, memang kontras. Apalagi kalau dibandingkan dengan badanku yang besar.

Dalam remang-remang lampu bohlam kuamati orang-orang di seberang sana. Beberapa perempuan berkerudung terlihat berhamburan keluar halaman masjid. Tepatnya tiga, masing-masing berkerudung putih, ungu, dan merah jambu.

Si perempuan berkerudung merah jambu itu tampak sekali sedang terburu-buru. Meski dari kejauhan, aku tetap dapat melihat dua buah garis pada wajahnya yang menandakan begitu.

Perempuan Berkerudung Merah Jambu: (lari terbirit-birit meninggalkan dua kawannya, menoleh ke belakang ke arah dua kawannya itu) “Dadah!”

Perempuan Berkerudung Putih dan Perempuan Berkerudung Ungu: (melambaikan tangan) “Wa’alaykumussalâm!”

Kusaksikan sendiri dari kedua mataku yang telanjang ini bahwa si perempuan berkerudung merah jambu itu berkelebat menjauhi kedua kawannya. Suatu hal yang penting tampaknya harus segera ia buru. Bisa jadi ia berlari mengejar kereta. Tak mungkin pula rasanya ia mengejar gunung karena sudah pasti ia tahu takkan lari pula gunung dikejar.

Melalui sepasang telingaku yang menguasai Jurus Mendengar Semut Berbisik di Dalam Liang dapat pula kuketahui bahwa kedua kawan si perempuan berkerudung merah jambu itu sengaja menyindir. Terburu-buru mengejar sesuatu bukanlah penghalang bagi kita untuk terlebih dahulu melemparkan salam perpisahan.

Selamat mamam! Nyam nyam…

4 pemikiran pada “Obrolan Pekan Ini: Dadah

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s